Haberdenizli – Sebuah pesawat Boeing 757-300 milik Condor Airlines nomor penerbangan DE 3665 mengalami insiden darurat yang menegangkan. dengan 273 penumpang itu terbakar di udara saat terbang dari Corfu, Yunani, menuju Düsseldorf, Jerman, pada Sabtu (16/8/2025) malam. Api terlihat menyembur dari mesin sayap kanan beberapa menit setelah lepas landas, memicu kepanikan besar di kabin.
Beberapa penumpang menggambarkan pengalaman itu sebagai momen paling menakutkan dalam hidup mereka. “Tiba-tiba listrik padam beberapa detik dan kami sadar tidak bisa naik lagi,” kata salah satu penumpang kepada Bild. Yang lain menuturkan bahwa dirinya bahkan sempat mengirim pesan perpisahan karena mengira pesawat akan jatuh. Video yang beredar di TikTok menunjukkan sayap berkedip dengan cahaya oranye, meski belum terverifikasi kebenarannya.
Awak kabin segera bertindak setelah menyadari aliran udara turbin kanan terganggu pada ketinggian 36.000 kaki. Pilot memutuskan mematikan mesin bermasalah itu demi keselamatan. Pesawat kemudian berbelok ke Brindisi, Italia selatan, dan berhasil melakukan pendaratan darurat setelah mengudara selama sekitar 40 menit. Data dari layanan pelacakan FlightRadar24 mengonfirmasi perubahan rute mendadak tersebut.
“Baca Juga: Kebakaran City Park Padam, 4 Warga Sesak Napas”
Menurut catatan keselamatan penerbangan, Boeing 757-300 dikenal andal namun sudah berusia puluhan tahun. jenis ini pertama kali diperkenalkan pada akhir 1990-an, dan saat ini hanya dioperasikan beberapa maskapai termasuk Condor Airlines. Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (EASA) sebelumnya juga menekankan pentingnya pemeliharaan intensif pada armada lama untuk mencegah kegagalan teknis.
Insiden ini menambah daftar kejadian darurat yang melibatkan pesawat berbadan sempit jarak menengah. Meski tidak ada korban jiwa, peristiwa tersebut memperlihatkan pentingnya prosedur darurat dan keterampilan pilot dalam mengendalikan situasi. Investigasi resmi diperkirakan akan dilakukan otoritas penerbangan Jerman dan Italia untuk memastikan penyebab pasti kebakaran mesin, sekaligus mengevaluasi standar keselamatan maskapai agar kejadian serupa tidak terulang.
PESAWAT CONDOR MENDARAT DARURAT DI ITALIA, MASKAPAI TEGASKAN PENUMPANG TETAP AMAN
Para penumpang dan delapan awak pesawat ditempatkan di hotel atau bermalam di terminal bandara sebelum pesawat pengganti membawa mereka ke Jerman keesokan harinya pukul 10.30.
Condor Airlines menyatakan tidak ada satu pun penumpang di dalam pesawat yang pernah ‘dalam bahaya’. Menurut juru bicara maskapai, kilatan oranye yang terlihat merupakan reaksi kimia yang terjadi di dalam ruang bakar pesawat. “Penerbangan DE3665 dari Corfu (CFU) ke Düsseldorf (DUS) dialihkan ke Brindisi (BDS) pada 16 Agustus,” kata maskapai, sebagaimana dilansir Metro.
“Penyebabnya adalah indikasi parameter di luar kisaran normal yang disebabkan oleh gangguan pada pasokan aliran udara ke mesin.”
“Baca Juga: Ukraina-Rusia Tawarkan Kesepakatan Akhiri Perang Ukraina”
Karena pesan kesalahan tersebut, diputuskan untuk mengalihkan penerbangan ke Brindisi sebagai tindakan pencegahan. Pesawat mendarat sekitar pukul 20.15 di Bandara Brindisi, dan semua penumpang turun dari pesawat seperti biasa.
Pesawat Condor lainnya diberangkatkan untuk mengangkut semua penumpang ke Düsseldorf pada 17 Agustus.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan, tetapi keselamatan penumpang dan karyawan kami selalu menjadi prioritas utama kami,” tambah pernyataan dari maskapai.





Leave a Reply