Tragedi Kereta Gantung Lisbon 15 Tewas, 18 Luka

Tragedi Kereta Gantung Lisbon: 15 Tewas, 18 Luka

Haberdenizli – Tragedi Kereta Gantung Lisbon: 15 Tewas, 18 Luka Sedikitnya 15 orang meninggal dunia dan 18 lainnya luka-luka dalam kecelakaan kereta gantung Gloria di Lisbon, Rabu, 3 September 2025. Insiden ini mengejutkan warga karena kereta gantung Gloria merupakan ikon wisata yang beroperasi sejak awal abad ke-20.

Menurut keterangan otoritas layanan medis darurat, kereta tergelincir di jalur curam dan jatuh saat melaju menuruni bukit. Dari total korban, lima orang mengalami luka berat dan kini dirawat intensif di rumah sakit terdekat. Identitas para korban belum diumumkan, namun beberapa di antaranya dilaporkan merupakan warga negara asing.

“Tim penyelamat segera dikerahkan setelah menerima laporan. Semua korban telah dievakuasi dan dibawa ke fasilitas medis,” ujar juru bicara dinas darurat setempat. Polisi dan petugas teknis masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan.

“Baca Juga: Ledakan Bom Tewaskan 11 Orang di Demonstrasi di Pakistan”

Kereta gantung Gloria selama ini menjadi daya tarik utama Lisbon, menghubungkan pusat kota dengan distrik yang lebih tinggi. Jalur curamnya sering menjadi simbol keunikan transportasi tradisional kota tersebut. Tragedi ini menimbulkan duka mendalam, terutama bagi masyarakat yang menganggap kereta gantung sebagai bagian dari sejarah kota.

Pemerintah Portugal berjanji melakukan investigasi menyeluruh dan meninjau ulang standar keselamatan transportasi publik bersejarah. Wali Kota Lisbon juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban serta menegaskan perlunya evaluasi sistem keamanan.

Portugal Tetapkan Hari Berkabung Nasional Usai Tragedi Kereta Gantung Lisbon

Pemerintah Portugal menetapkan Kamis, 4 September 2025, sebagai hari berkabung nasional untuk menghormati korban kecelakaan kereta gantung Gloria di Lisbon. Keputusan ini diumumkan setelah insiden tragis yang menewaskan 15 orang dan melukai 18 lainnya.

Rekaman dari lokasi menunjukkan kondisi gerbong kuning bersejarah itu hancur parah setelah tergelincir di jalur curam. Tim penyelamat bekerja keras mengevakuasi korban dari reruntuhan, sementara jalur evakuasi diperketat untuk memudahkan proses medis.

Siaran CNN Portugal memperlihatkan gerbong bagian bawah jalur tampak masih utuh, namun berguncang hebat ketika gerbong lain tergelincir. Dalam tayangan itu, beberapa penumpang terlihat melompat melalui jendela saat kepanikan melanda.

“Baca Juga: Ratusan Santri Baitul Qur’an Depok Keracunan Massal”

“Situasi berlangsung cepat dan penuh kepanikan. Penumpang berusaha menyelamatkan diri dengan cara apapun,” ujar salah satu saksi mata. Tim penyelamat menegaskan evakuasi dilakukan sesegera mungkin demi mengurangi jumlah korban jiwa.

Penetapan hari berkabung mencerminkan duka mendalam pemerintah dan masyarakat Portugal atas kehilangan yang terjadi. Bendera nasional dikibarkan setengah tiang di seluruh negeri sebagai bentuk penghormatan.

Wali Kota Lisbon menyampaikan belasungkawa dan menekankan perlunya penyelidikan menyeluruh. Pemerintah pusat berjanji memperkuat standar keselamatan transportasi publik, terutama pada moda bersejarah yang masih aktif beroperasi.

Tragedi ini meninggalkan luka mendalam sekaligus peringatan keras tentang pentingnya pengawasan teknis dan evaluasi keamanan transportasi kota. Ke depan, investigasi mendalam diharapkan memberikan jawaban jelas sekaligus mencegah insiden serupa terulang kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *