Haberdenizli – Intel dikenal sebagai salah satu perusahaan semikonduktor paling unik di industri global. Perusahaan ini tidak hanya merancang prosesor, tetapi juga memproduksi chip sendiri. Model bisnis ini berbeda dari pesaing utama seperti AMD atau NVIDIA. Kedua perusahaan tersebut sepenuhnya mengandalkan pabrik pihak ketiga. Pendekatan ganda Intel selama bertahun-tahun dianggap sebagai kekuatan utama. Namun, tidak semua pihak melihat strategi ini sebagai keunggulan berkelanjutan. Seiring meningkatnya persaingan foundry global, struktur internal Intel mulai dipertanyakan.
“Baca Juga: Harga Pre-Built PC Diprediksi Naik pada 2026″
Mantan Dewan Direksi Soroti Konflik Kepentingan Internal
David Yoffie, mantan anggota dewan direksi Intel, mengungkap pandangannya secara terbuka. Ia menyampaikan pendapat tersebut dalam wawancara bersama CNBC. Menurut Yoffie, kedekatan bisnis produk dan pabrik chip justru menghambat pertumbuhan Intel Foundry. Perusahaan lain merasa ragu untuk memesan chip di pabrik Intel. Mereka khawatir akan potensi kebocoran rahasia teknologi. Kekhawatiran ini muncul karena Intel juga bersaing langsung di pasar produk jadi.
Perusahaan Besar Enggan Memesan Chip Ke Intel
Yoffie menjelaskan situasi ini dari sudut pandang klien potensial. Ia mencontohkan posisi AMD, NVIDIA, dan Qualcomm. Perusahaan tersebut memiliki desain chip bernilai strategis tinggi. Menyerahkan produksi ke pabrik Intel berarti berbagi informasi sensitif. Intel, sebagai pesaing langsung, dianggap memiliki akses internal berbahaya. Kondisi ini membatasi kemauan perusahaan besar memberikan volume produksi tinggi. Akibatnya, Intel Foundry kesulitan menarik klien eksternal berskala besar.
Usulan Pemisahan Bisnis Foundry Dan Produk
Sebagai solusi, Yoffie mengusulkan pemisahan total dua lini bisnis Intel. Bisnis foundry dan bisnis produk harus berdiri independen. Pemisahan ini dinilai dapat meningkatkan kepercayaan pasar. Perusahaan lain akan melihat Intel Foundry sebagai mitra netral. Yoffie menilai langkah ini krusial bagi keberhasilan jangka panjang. Ia menyatakan peluang Intel akan jauh lebih besar setelah pemisahan. Usulan ini diminta untuk dipertimbangkan oleh dewan direksi Intel. Langkah tersebut juga diyakini mampu memperjelas fokus strategi, meningkatkan transparansi operasional, serta menarik lebih banyak klien eksternal di tengah persaingan industri semikonduktor.
“Baca Juga: Hujan Salju di Arab Saudi Selimuti Gurun dengan Es”
Tantangan Implementasi Dan Fokus Proses 18A
Intel sebenarnya telah mengumumkan rencana kemandirian bisnis pabrik sejak beberapa waktu lalu. Namun, implementasinya berjalan relatif lambat. Fokus Intel saat ini tertuju pada pengembangan proses 18A dan 14A. Proses ini diharapkan menjadi kunci kebangkitan teknologi manufaktur Intel. Sayangnya, konsentrasi tinggi pada teknologi inti memperlambat restrukturisasi organisasi. Pasar foundry global bergerak cepat dengan TSMC dan Samsung sebagai pemimpin. Ke depan, keputusan strategis Intel akan sangat menentukan posisinya. Pemisahan bisnis bisa menjadi langkah penting untuk memulihkan daya saing dan kepercayaan industri.





Leave a Reply