Haberdenizli – HoverAir memperkenalkan perangkat baru bernama HoverAir Versa yang menggabungkan fungsi kamera gimbal genggam dan drone dalam satu produk. Perangkat ini mengusung desain modular yang memungkinkan pengguna beralih dari mode kamera ke drone hanya dengan memasang modul sayap tambahan.
Konsep tersebut menjadi pembeda dibandingkan produk sejenis yang selama ini hadir sebagai perangkat terpisah. Dengan HoverAir Versa, pengguna tidak perlu membawa kamera gimbal dan drone secara terpisah untuk menghasilkan berbagai jenis pengambilan gambar.
“Baca Juga: ASUS ROG NUC 16 Kini Tersedia dalam Varian Lebih Murah”
HoverAir mengembangkan perangkat ini sebagai solusi bagi pelancong, kreator konten, maupun pengguna yang sering merekam video tanpa bantuan orang lain. Perpindahan dari pengambilan gambar di darat ke udara dapat dilakukan dengan lebih praktis menggunakan satu perangkat.
Melalui pendekatan modular ini, HoverAir berupaya menghadirkan pengalaman perekaman yang lebih fleksibel sekaligus mengurangi jumlah perangkat yang harus dibawa saat bepergian.
Desain Modular Memungkinkan Perubahan dari Gimbal ke Drone
Keunggulan utama HoverAir Versa terletak pada desain modularnya. Dalam kondisi standar, perangkat berfungsi sebagai kamera gimbal genggam yang dapat digunakan untuk merekam video secara langsung.
Ketika pengguna memasang modul sayap tambahan, perangkat berubah menjadi drone yang mampu lepas landas untuk mengambil gambar dari udara. Perubahan fungsi tersebut dilakukan tanpa memerlukan perangkat utama yang berbeda.
Konsep ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna yang membutuhkan berbagai sudut pengambilan gambar dalam satu sesi perekaman. Pengguna dapat berpindah dari mode handheld ke mode drone tanpa harus mengganti perangkat.
Pendekatan tersebut juga membantu mengurangi beban bawaan, terutama saat bepergian atau membuat konten di luar ruangan. Satu perangkat dapat memenuhi dua kebutuhan sekaligus sehingga penggunaan menjadi lebih efisien.
HoverAir menghadirkan konsep yang berbeda dibandingkan kamera pocket gimbal maupun drone swafoto yang selama ini dipasarkan sebagai kategori produk terpisah.
Gimbal 3-Axis dan AI Tracking Jadi Fitur Utama
Saat digunakan sebagai kamera genggam, HoverAir Versa dibekali sistem gimbal tiga sumbu atau 3-axis. Teknologi tersebut dirancang untuk menjaga hasil rekaman tetap stabil ketika pengguna bergerak.
Setelah berubah menjadi drone, perangkat mampu terbang tanpa menggunakan pengendali khusus. HoverAir memanfaatkan teknologi AI tracking untuk mengikuti pergerakan pengguna secara otomatis.
Kemampuan pelacakan berbasis kecerdasan buatan memungkinkan drone menjaga subjek tetap berada dalam bingkai selama proses perekaman. Fitur seperti ini banyak digunakan untuk mendukung pembuatan konten secara mandiri.
Kombinasi gimbal tiga sumbu dan AI tracking memberikan fleksibilitas dalam menghasilkan berbagai jenis video. Pengguna dapat merekam adegan berjalan, aktivitas luar ruangan, hingga pengambilan gambar dari udara menggunakan satu perangkat yang sama.
Fitur tersebut menjadi salah satu nilai jual utama HoverAir Versa dibandingkan perangkat konvensional yang hanya menawarkan satu fungsi.
Ditujukan untuk Traveler dan Kreator Konten
HoverAir Versa dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang aktif membuat konten saat bepergian. Produk ini dinilai cocok bagi traveler maupun solo creator yang sering merekam video tanpa bantuan kru.
Dalam banyak situasi, pengguna biasanya perlu membawa kamera gimbal dan drone secara terpisah untuk memperoleh berbagai sudut pengambilan gambar. HoverAir mencoba menyederhanakan kebutuhan tersebut melalui satu perangkat modular.
Dengan desain yang lebih praktis, pengguna dapat beralih dari perekaman handheld ke pengambilan gambar udara tanpa perlu memindahkan file atau menyiapkan perangkat lain.
Pendekatan ini juga membantu menghemat ruang penyimpanan di dalam tas ketika melakukan perjalanan. Jumlah perangkat yang dibawa menjadi lebih sedikit tanpa mengurangi fleksibilitas dalam proses produksi konten.
Konsep tersebut berpotensi menarik perhatian kreator yang mengutamakan mobilitas dan efisiensi selama bekerja di lapangan.
“Baca Juga: Steam Machine Hadirkan Dukungan AMD FSR 4.1″
Spesifikasi dan Harga HoverAir Versa Masih Dirahasiakan
Meski telah memperkenalkan konsep produknya, HoverAir masih belum mengungkap spesifikasi lengkap HoverAir Versa. Informasi mengenai sensor kamera, kemampuan perekaman video, kapasitas baterai, maupun fitur teknis lainnya masih belum diumumkan.
Perusahaan juga belum memberikan informasi mengenai harga resmi perangkat tersebut. Karena itu, calon pembeli masih harus menunggu pengumuman lebih lanjut terkait spesifikasi maupun banderol produk.
Berdasarkan informasi yang beredar, HoverAir Versa diperkirakan akan hadir melalui platform crowdfunding Indiegogo pada Agustus mendatang. Namun, hingga saat ini perusahaan belum memberikan konfirmasi resmi mengenai jadwal peluncuran maupun ketersediaannya di berbagai pasar.
Jika berhasil direalisasikan sesuai konsep yang diperkenalkan, HoverAir Versa berpotensi menghadirkan pendekatan baru dalam dunia perangkat perekam portabel. Kemampuan menggabungkan kamera gimbal genggam dan drone dalam satu ekosistem dapat menjadi solusi praktis bagi pengguna yang membutuhkan fleksibilitas tinggi tanpa harus membawa banyak perangkat saat membuat konten.





Leave a Reply