Ammar Zoni Dibatasi, Hanya Bisa Berkomunikasi dengan Keluarga Inti

Ammar Zoni Dibatasi, Hanya Bisa Berkomunikasi dengan Keluarga Inti

Haberdenizli –Aktor Ammar Zoni untuk sementara dipindahkan ke Lapas Narkotika Jakarta setelah didakwa terlibat kasus peredaran narkotika. Pemindahan ini dilakukan guna memastikan keamanan dan pengawasan ketat terhadapnya sebagai terdakwa high risk. Meski berada di lapas Jakarta, Ammar mendapatkan perlakuan khusus yang serupa dengan tahanan berisiko tinggi di Nusakambangan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya aparat hukum untuk mengendalikan kasus narkotika yang melibatkan tahanan dan meminimalkan risiko gangguan dari narapidana lain. Pemindahan sementara ini juga memungkinkan proses hukum berjalan lebih lancar dan aman bagi semua pihak yang terkait.

“Baca Juga: Joko Anwar Terima Gelar Kehormatan dari Pemerintah Prancis”

Penempatan di Blok Khusus dan Perlakuan High Risk

Kepala Subdirektorat Kerja Sama Ditjen PAS, Rika Aprianti, menjelaskan bahwa Ammar Zoni ditempatkan di blok khusus yang menampung tahanan high risk. “Di sana juga ada warga binaan dari Nusakambangan yang sedang diperiksa beberapa perkara lain,” ujar Rika saat ditemui di Gambir, Jakarta Pusat, Senin (15/12). Blok khusus ini memiliki pengawasan lebih ketat dibandingkan lapas biasa. Penempatan ini bertujuan untuk meminimalkan risiko kerusuhan, penyelundupan narkotika, atau gangguan dari narapidana lain. Selain itu, prosedur keamanan yang diterapkan di blok khusus mencakup pemantauan 24 jam dan pembatasan akses internal yang ketat.

Aturan Komunikasi Terbatas bagi Ammar Zoni

Meski dipindahkan, Ammar hanya diizinkan berkomunikasi dengan keluarga inti dan kuasa hukum. Rika menegaskan, “Komunikasi tetap dibatasi hanya keluarga inti, yakni istri, anak kandung, orang tua, kakak, dan adik kandung.” Semua komunikasi di luar itu tidak diperbolehkan, sesuai kebijakan lapas bagi tahanan berisiko tinggi. Bagi Ammar, pembatasan komunikasi ini penting untuk menjaga keamanan dan mencegah kemungkinan penyalahgunaan informasi di luar lapas. Selain itu, akses terbatas ini juga memastikan bahwa proses hukum tetap fokus pada pemeriksaan dan dakwaan yang sedang berjalan.

Dugaan Kasus Peredaran Narkotika di Rutan Salemba

Ammar Zoni sebelumnya menjalani masa hukuman di Rutan Salemba, Jakarta Pusat. Dalam dakwaan jaksa, Ammar bersama lima terdakwa lain diduga menjadi pemasok dan pengedar narkotika jenis sabu dan ganja di lingkungan rutan. Kasus ini menimbulkan perhatian serius karena melibatkan jaringan peredaran narkotika di dalam penjara, yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. Penanganan kasus seperti ini menuntut koordinasi antara rutan, kepolisian, dan lembaga pemasyarakatan untuk memastikan keamanan tahanan dan mencegah distribusi narkotika di dalam lapas.

“Baca Juga: Ketsu Battler Gelar Turnamen Resmi di Jepang”

Pemindahan ke Lapas Super Aman Nusakambangan

Selain ditempatkan sementara di Lapas Narkotika Jakarta, Ammar Zoni juga pernah dipindahkan ke Lapas dengan keamanan super di Nusakambangan. Pemindahan ini menunjukkan bahwa kasus peredaran narkotika yang melibatkan tahanan di rutan menjadi perhatian serius aparat hukum. Di Nusakambangan, Ammar mendapatkan perlakuan khusus, termasuk pengawasan intensif dan pembatasan komunikasi yang lebih ketat dibandingkan tahanan biasa. Penanganan khusus ini diharapkan mencegah Ammar atau tahanan lain terlibat kembali dalam aktivitas ilegal selama masa penahanan. Pemindahan dan pengawasan yang ketat juga memastikan proses hukum berjalan tertib serta mengurangi risiko gangguan bagi pihak internal dan eksternal lapas.

Langkah pemindahan Ammar Zoni menegaskan komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam menangani tahanan kasus narkotika secara profesional. Kebijakan komunikasi terbatas, blok khusus, dan pemantauan high risk diharapkan mencegah potensi gangguan serta memastikan proses hukum berjalan aman. Penanganan ketat ini menjadi model bagi pengelolaan tahanan berisiko tinggi di Indonesia, khususnya bagi mereka yang terlibat dalam jaringan narkotika kompleks.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *