Ruben Onsu Lelah Dipersulit Bertemu Anak, Kata Pengacara

Ruben Onsu Lelah Dipersulit Bertemu Anak, Kata Pengacara

Haberdenizli – Perselisihan antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali menjadi perhatian publik. Kali ini, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkap kondisi emosional kliennya yang disebut mulai kelelahan menghadapi persoalan hak bertemu dengan kedua putrinya. Menurut Minola, Ruben telah berulang kali berupaya menjalin komunikasi dan mencari jalan keluar, tetapi hingga kini belum memperoleh kesempatan yang diharapkan. Situasi tersebut mendorong pihak Ruben mempersiapkan langkah hukum untuk mengurus hak asuh anak secara resmi.

“Baca Juga: SNK Rayakan 30 Tahun Metal Slug dengan Dua Game Baru”

Minola Sebayang Sebut Ruben Onsu Mulai Jenuh Hadapi Polemik

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengatakan bahwa kliennya kini berada di titik jenuh setelah persoalan dengan Sarwendah berlangsung cukup lama. Menurutnya, rasa lelah tersebut muncul karena berbagai upaya yang dilakukan Ruben belum membuahkan hasil.

Dalam wawancara bersama wartawan melalui sambungan Zoom, Minola menjelaskan bahwa Ruben telah mencoba berbagai cara agar dapat bertemu dengan kedua putrinya. Namun, setiap usaha tersebut disebut selalu menemui jalan buntu.

“Dari dulu juga sudah lelah. Ruben kan sudah berupaya berbagai macam cara untuk bisa bertemu dengan anaknya, tapi kan selalu diputar-putar gitu loh. Lempar sana lempar sini,” ujar Minola Sebayang.

Pernyataan itu menggambarkan bahwa persoalan yang dihadapi Ruben bukan baru terjadi dalam waktu singkat. Menurut pihak kuasa hukum, kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama dan memengaruhi keadaan psikologis kliennya.

Ruben Onsu Merasa Kehilangan Kesempatan Menjalankan Peran sebagai Ayah

Minola menyebut persoalan tersebut berdampak pada kondisi emosional Ruben Onsu. Ia menilai kliennya merasa semakin sulit menjalankan perannya sebagai ayah bagi kedua putrinya.

Menurut Minola, Ruben merasa sedih karena tidak dapat terlibat dalam berbagai momen penting yang berkaitan dengan tumbuh kembang anak-anaknya. Kesempatan untuk hadir dalam aktivitas sehari-hari juga disebut sangat terbatas.

Minola mengatakan bahwa rasa rindu Ruben kepada kedua putrinya sudah sulit dijelaskan dengan kata-kata. Ia menggambarkan kerinduan tersebut sebagai sesuatu yang sangat mendalam.

“Sekangen-sekangen apa, ya, sulit untuk digambarkan. Sesuatu yang sudah tidak dapat digambarkan lagi kan berarti ini sudah luar biasa. Kangennya udah gak ketolongan ini istilahnya orang sekarang. Begitulah dia,” kata Minola Sebayang.

Pihak Ruben berharap hubungan antara ayah dan anak dapat kembali berjalan secara normal tanpa hambatan yang berkepanjangan.

Kuasa Hukum Soroti Kehadiran Pihak Lain Bersama Anak-anak

Selain membahas akses bertemu dengan anak, pihak Ruben juga menyoroti kemunculan sosok lain yang beberapa kali terlihat bersama kedua putrinya di media sosial. Menurut Minola, kondisi tersebut turut menjadi perhatian kliennya.

Ia menilai munculnya foto-foto tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa posisi ayah kandung mulai tergeser. Padahal, menurutnya, sosok yang dimaksud belum memiliki hubungan hukum dengan anak-anak tersebut.

“Yang muncul justru foto-fotonya S dengan orang lain kan begitu ya, bersama dengan anak-anak. Sehingga kesannya ingin mengganti ayah kandungnya si anak-anak itu ke orang lain,” ujar Minola.

Ia menambahkan bahwa situasi tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat Ruben merasa semakin lelah menghadapi persoalan keluarga yang sedang berlangsung.

Meski demikian, pernyataan tersebut merupakan pandangan dari pihak kuasa hukum Ruben Onsu terkait situasi yang mereka hadapi.

Ruben Berharap Dapat Kembali Terlibat dalam Kehidupan Anak

Menurut Minola, Ruben memiliki harapan sederhana sebagai seorang ayah. Ia ingin kembali memiliki kesempatan menjalankan aktivitas bersama kedua putrinya tanpa melalui proses yang rumit.

Salah satu keinginan Ruben adalah dapat mengantar maupun menjemput anak-anaknya ke sekolah. Kesempatan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam membangun hubungan antara orang tua dan anak.

“Setiap saat dia sampaikan seperti itu. Dan itu sudah kita sampaikan berulang-ulang dalam pertemuan dengan kuasa hukumnya S. Kapan itu anak bisa ketemu dengan ayahnya? Kapan ayahnya bisa mengantar anaknya ke sekolah?” tutur Minola.

Pihak Ruben menyatakan harapan tersebut telah beberapa kali disampaikan dalam komunikasi dengan kuasa hukum Sarwendah. Namun hingga kini belum ada penyelesaian yang dianggap memuaskan.

Keinginan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Ruben terus berupaya mencari solusi atas persoalan yang sedang dihadapinya.

“Baca Juga: Google Hadirkan Gemini Live ke Home Speaker”

Perselisihan Berlanjut, Gugatan Hak Asuh Sedang Dipersiapkan

Hubungan antara Ruben Onsu dan Sarwendah belakangan kembali memanas. Selain persoalan jadwal pertemuan dengan anak, kedua belah pihak juga terlibat perbedaan pendapat mengenai pembagian aset bersama.

Di sisi lain, pihak Sarwendah sebelumnya turut menyinggung persoalan nafkah untuk kedua putri mereka yang disebut belum dipenuhi selama enam bulan terakhir. Selain itu, muncul pula pembahasan mengenai rumah yang dijadikan jaminan utang perusahaan milik Ruben Onsu.

Hingga saat ini, masing-masing pihak telah menyampaikan pandangannya melalui kuasa hukum. Perselisihan tersebut pun masih belum menemukan titik temu.

Menurut informasi yang disampaikan pihak Ruben, saat ini tim kuasa hukum tengah mematangkan persiapan gugatan ke pengadilan untuk mengurus hak asuh anak secara resmi. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian hukum mengenai hak dan kewajiban kedua orang tua, termasuk pengaturan jadwal pertemuan dengan anak agar polemik serupa tidak terus berlanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *